Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Patok Batas Dipasang, Sinergi Lintas Sektoral di Ijen Percepat Kepastian Lahan PPTPKH Perhutani


Bondowoso, Portal Cakrawala – Komitmen mewujudkan kepastian batas lahan dalam Program Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTPKH) kembali ditunjukkan melalui kegiatan pengecekan sekaligus pemasangan patok batas lahan Perhutani di Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi lintas sektoral antara pemerintah desa, TNI, Polri, Perhutani, pemerintah daerah, hingga masyarakat dalam mendukung penataan kawasan hutan yang tertib, aman, dan berkelanjutan.Minggu (12/7/2026)


Babinsa Desa Kalisat Koramil 0822/15 Kodim 0822 Bondowoso Rem 083 /BDJ Serma Arfianto, hadir dan berperan aktif mendampingi jalannya kegiatan sejak awal hingga selesai. Kehadiran Babinsa tidak hanya memastikan situasi tetap aman dan kondusif, tetapi juga memperkuat koordinasi antarinstansi agar proses pengecekan serta pemasangan patok batas lahan PPTPKH berjalan sesuai ketentuan. Pendampingan tersebut mencerminkan komitmen TNI AD melalui Kodim 0822/Bondowoso dalam mendukung program strategis pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Kalisat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Perkim Kabupaten Bondowoso, Tim PAW Jember, Tim Perhutani, perangkat desa, serta masyarakat Desa Kalisat. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan batas lahan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang solid agar menghasilkan keputusan yang transparan, akuntabel, dan diterima semua pihak.


Pemasangan patok batas lahan menjadi tahapan penting dalam memberikan kepastian administrasi maupun fisik terhadap kawasan yang masuk dalam program PPTPKH. Dengan batas yang jelas, potensi sengketa lahan dapat diminimalkan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memanfaatkan lahan sesuai aturan yang berlaku. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, Perhutani, dan warga menjadi modal utama untuk menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.


Serma Arfianto menegaskan bahwa Babinsa akan terus hadir mendampingi setiap program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektoral merupakan kunci keberhasilan dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan, termasuk penataan kawasan hutan. “Kami siap mendukung dan mengawal setiap tahapan kegiatan agar berjalan aman, tertib, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kalisat,” ujarnya.


Kepala Desa Kalisat turut mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menilai koordinasi yang baik antara pemerintah desa, TNI, Polri, Perhutani, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menciptakan suasana yang kondusif selama proses berlangsung. “Sinergi seperti ini sangat penting karena setiap pihak memiliki peran masing-masing. Dengan kebersamaan, proses pemasangan patok batas lahan berjalan lancar dan memberikan kepastian bagi masyarakat,” ungkapnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran seluruh unsur lintas sektoral menjadi gambaran nyata bahwa kolaborasi yang kuat mampu mempercepat penyelesaian program pemerintah sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya penataan kawasan hutan di Kabupaten Bondowoso.(ade/22)

Posting Komentar

0 Komentar