Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ticker

6/recent/ticker-posts

Bondowoso Resmi Mulai Sensus Ekonomi 2026, 993 Petugas Siap Turun ke Lapangan


Bondowoso, Portal Cakrawala – Semangat kolaborasi lintas sektor ditunjukkan dalam kegiatan Sinergi Membangun Ekonomi Kabupaten Bondowoso Melalui Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Pendopo Raden Bagus Asra (RBA), Jalan Letnan Amir Kusman No. 2, Bondowoso, Senin (15/6/2026).


Kegiatan yang diinisiasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bondowoso tersebut dihadiri sekitar 170 peserta dari unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, instansi vertikal, BUMN, DPRD, hingga para pemangku kepentingan lainnya. Hadir mewakili Kodim 0822/Bondowoso, Kasdim Mayor Inf Teguh, bersama jajaran Forkopimda dan kepala instansi terkait.


Kepala BPS Bondowoso, Mudji Setijo, SST., M.Si., menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan melibatkan 993 petugas yang terdiri dari 874 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 119 Petugas Pemeriksa (PMR).


"Petugas telah dibekali pelatihan secara intensif selama tiga hari efektif dalam lima gelombang pelatihan. Mereka juga dilengkapi atribut resmi berupa rompi, name tag, dan surat tugas agar mudah dikenali masyarakat," jelasnya.


Menurutnya, data yang diperoleh dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penting dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah, pengembangan UMKM, peningkatan investasi, hingga penyusunan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang lebih tepat sasaran.


Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta penyematan rompi dan ID Card kepada perwakilan petugas sensus sebagai simbol dimulainya pelaksanaan pendataan di Kabupaten Bondowoso.


Sementara itu, sambutan Bupati Bondowoso yang dibacakan Asisten II Setda Bondowoso Dra. Nunung Setianingsih, M.M., menegaskan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap pelaksanaan sensus.


"Data yang akurat merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Dengan data yang valid, pemerintah dapat memetakan potensi ekonomi daerah, memperkuat sektor UMKM, menarik investasi, dan mempercepat pengentasan kemiskinan," ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh OPD, pemerintah kecamatan, desa, serta masyarakat dan pelaku usaha untuk menerima petugas sensus serta memberikan informasi yang benar dan lengkap demi terciptanya data yang berkualitas.


Keikutsertaan unsur TNI melalui Kodim 0822/Bondowoso dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap program strategis nasional yang bertujuan menghasilkan data ekonomi yang akurat dan terpercaya. Sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPS, serta seluruh stakeholder diharapkan mampu menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bondowoso.


Dandim 0822/Bondowoso, Letkol Inf Prawito, secara terpisah menyampaikan bahwa TNI siap mendukung upaya pemerintah dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

"Data ekonomi yang akurat sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan.


Kodim 0822 Bondowoso siap bersinergi dan mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 demi terwujudnya pembangunan daerah yang lebih maju dan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat," tegasnya.


Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh elemen, Kabupaten Bondowoso optimistis mampu menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai pijakan menuju pembangunan ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.(ade)

Posting Komentar

0 Komentar